Jembatan Yang Ambruk, Akan Dibangun Permanen

tinjau-bs-1-300x200

AIR NIPIS – Ada hikmah di setiap peristiwa. Begitu juga dengan ambruknya jembatan gantung Lubuk Langkap di Desa Sukamaju, Kecamatan Air Nipis yang nyaris merenggut korban jiwa. Jembatan gantung di objek wisata Bendungan Lubuk Langkap dan menjadi akses antar dusun itu bakal dibangun permanen. Penegasan ini diutarakan Bupati BS Dirwan Mahmud.

Dirwan yang turun melihat jembatan amruk itu, kemarin mengatakan, pembangunan direncanakan tahun 2017. Terlebih dulu diusulkan pada pembahasan RAPBD Tahun Anggaran (TA) 2017. Tak hanya itu, dikatakan Dirwan, Bendungan Lubuk Langkap yang menjadi destinasi wisata itu juga akan ditata sehingga lebih menarik lagi.

“Ada hikmahnya juga. Jadi tahu kalau Bendungan Lubuk Langkap ini cukup diminati wisatawan, terutama saat hari libur pengunjung membludak. Jembatan ini akan kita bangun permanen, Lubuk Langkap juga akan kita tata agar lebih rapi dan indah lagi,” beber Dirwan di sela-sela kunjungannya kemarin.

Dirwan melihat jembatan ambruk tersebut menjadi lokasi bermain anak-anak dan pengunjung. Agar tidak ada korban jiwa, Dirwan meminta warga setempat melarang pengunjung baik orang dewasa maupun anak-anak bermain di sekitar jembatan. “Itu tolong dilarang mandi dan duduk di atas jembatan yang sudah ambruk itu. Nanti tergelincir dan tertimpa besi, bisa bahaya,” tandas Dirwan kepada Kades Suka Maju.

Kepala Desa Sukamaju Suprianto didampingi Ketua Karang Taruna Lubuk Langkap Beni Oktavia, menerangkan peristiwa ambruknya jembatan gantung Lubuk Langkap disebabkan jembatan tidak mampu lagi menahan beban ratusan pengunjung. Ditambah lagi kondisi jembatan sudah tidak bagus lagi karena sudah lama tidak direhab oleh pemerintah.

“Dalam satu tahun ini pengunjung lubuk langkap memang membludak. Pada lebaran Idul Adha saja, jalan sampai macet. Kita belum memungut tarif parkir. Ke depan kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pungutan parkir. Jadi dengan adanya pemasukan dari pengunjung untuk kita gunakan membiayai perawatan lokasi wisata ini,” beber Beni. (key) sumber : http://harianrakyatbengkulu.com