Unggulan, Fasilitas Arum Jeram Ditingkatkan

 

Gelar Fun Rafting di Sungai Air Manna

MC.KOMINFO B/S. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan akan erus mendorong even Wisata Ayiak Manna yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Bengkulu Selatan agar terus berlanjut. Pemkab Bengkulu Selatan tahun depan bahkan akan memprioritaskan penganggaran pembangunan fasilitas wisata arung jeram Desa Kayu Ajaran Kecamatan Ulu Manna tersebut. Baik melalui anggaran daerah maupun mencari kucuran dana APBN.

Pasalnya fasilitas yang tersedia masih sangat minim. Ke depan rencananya akan dilengkapi lagi agar setiap agenda wisata arung jeram bisa digelar rutin menjadi event tahunan.

“Memang Wisata Ayik Manna II arung jeram waktu ini baru launching. Ternyata cukup diminati dengan peserta mencapai 200 orang. Termasuk dihadiri perwakilan Kemenpar yang mensupport. Kedepan, akan terus rutin dilakukan dan pemerintah akan membangun tambahan fasilitas. Sekarang baru ada rest area atau tempat ganti pakaian,” ujar Penjabat Sekda Bengkulu Selatan, Drs. H. Yulian Fauzi, MAP yang juga Kepala Dispar Bengkulu Selatan.

Dijelaskan Yulian, pembangunan fasilitas prasarana kedepan akan terus ditata. Mulai dari tempat tunggu dan istirahat serta fasilitas pendukunfg lainnya.

//Anggarkan Rp 13 M

Sementara itu, Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) BS, Anriyanzyah SIP, M.Si, mengatakan peningkatan sejumlah fasilitas akan dilakukan. Apalagi objek wisata Arung Jeram Desa Air Tenam ditetapkan menjadi objek wisata unggulan.

Salah satu peningkatkan pembangunan fasilitas berupa rest area dan peningkatan jalan menuju lokasi objek wisata. “Alokasi dana dari APBD 2019. Besaran dana yang diusulkan Rp13 miliar lebih,” ujarnya.

Selain itu, Anriyanzyah mengaku mengusulkan anggaran Rp 6 miliar dari APBD Perubahan 2018 untuk pembangunan dan rehab fasilitas objek wisata Pantai Pasar Bawah dan pemandian Lubuk Langkap. Rehab menyasar gedung pertemuan dan pembangunan ruang ganti dan WC umum Pantai Pasar Bawah. Kemudian bangun baru ruang ganti di objek wisata pemandian Lubuk Langkap.

“Untuk pembangunan objek wisata Pantai Pasar Bawah, dikonsentrasikan dari Dana Alokasi Khusus Bidang Pariwisata dari Kemenpar. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp100 miliar lebih,” demikian Anriyanzyah. (ali.MC KOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + nine =