Pemkab Bengkulu Selatan Launching Aplikasi E-Planning Dan E-Perizinan

Kasatgas Kordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI wilayah II Sumatera, Adliansyah M. Nasution (Foto : AdlenP.Mc.Kominfo)

Pemkab Bengkulu Selatan melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bengkulu Selatan melaunching aplikasi E-planning dan E-perijinan di Gedung Pemuda, Rabu (2/05) sekira pukul 09.00 wib

Turut hadir, Bupati Bengkulu Selatan, H. Dirwan Mahmud, Wakil Bupati, Gusnan Muyadi, Penjabat Sekda, Ir. Nurmansyah Samid, Kapolres B/S yang diwakili Kasat Reskrim, Aiptu. Ahmad Khairuman, Ketua DPRD, Yevri Sudianto, Kejari B/S, Rohayatie, SH, MH. Kasatgas Kordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI wilayah II Sumatera, Adliansyah M. Nasution, Kabag di Lingkungan Setda Pemda, pimpinan OPD, para Camat, Ketua Apbdesi di 11 Kecamatan dan tamu undangan lainnya.

Kasatgas Kordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI wilayah II Sumatera, Adliansyah M. Nasution menjelaskan, dasar pelaksanaan pengembangan e-goverment yaitu, Perpres RI nomor 55 tahun 2012 tentang strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi (Stranas PPK) jangka panjang tahun 2012-2025. Mengamanatkan kepada seluruh instansi pemerintah termaksud daerah agar membuat langkah-langkah strategis. Untuk memastikan terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktek korupsi serta membuat piranti anti korupsi.

Bupati Bengkulu Selatan dalam sambutannya mengatakan, sistem E-goverment adalah bentuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi dalam tubuh pemerintah dengan memperbaiki tata kelola pemerintahan itu sendiri. Oleh karena itu, kami mohonkan kepada tim KPK untuk selalu memberikan bimbingan dan pendampingan terutama untuk mencapai rencana pengembangan ke depan yang lebih sempurna.

Menurutnya, kepada seluruh pejabat di Bengkulu Selatan diharapkan untuk selalu menunjukkan komitmennya dalam pengembangan dan pengimplementasikan sistem E-goverment itu. Termaksud aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya seperti, E-Planning dan E-Perizinan.

“Sistem e-goverment khususnya kedua aplikasi tersebut adalah untuk mengawal jalannya perencanaan dan pengurusan perizinan yang transparan dan berpihak pada aspirasi masyarakat,”kata bupati.

Kasatgas Kopsurgah KPK RI wilayah II Sumatera, Adliansyah M. Nasution menyampaikan, dengan dilaunchingnya kedua aplikasi itu diharapkan tidak ada lagi titipan apapun dan dari pihak manapun. ” Pemkab dan DPRD yang terlibat adanya titipan pekerjaan atau proyek akan kita tindak tegas,”kata Kasatgas KPK RI Wilayah II Sumatera.

Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Kasatgas Kordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK RI wilayah II Sumatera, Adliansyah M. Nasution, serta Para pimpinan FKPD, memukul Dol bersama, di Louncing aplikasi e-Planning dan e-Perizinan (Foto : AdlenP.Mc.Kominfo)

Ditambahkannya, bahwa KPK fokus pada empat bidang yaitu, perencanaan dan penganggaran APBD, perijinan terpadu satu pintu, pengadaan barang dan jasa. “Jika ada titipan pekerjaan pada tahun-tahun sebelumnya disertai dengan bukti-bukti yang ada akan ditindaklanjuti. Dengan berkordinasi bersama penegak hukum setempat yakni, kepolisian dan kejaksaan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah(FKPD) Bengkulu Selatan berserta rombongan perwakilan KPK RI melakukan pemukulan Dol tanda dilaunchingnya aplikasi E-Planning dan E-Perizinan. (AdlenP, Mc.Kominfo)

You may also like...

1 Response

  1. sasmuarsan says:

    Semoga penguatan E-Perizinan disertai dengan Pengatan Bidang lain terutama Bidang Promosi PM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *