Lomba Desa Menjadi Momen Penilaian Perkembangan Desa

Desa Ketaping Wakili Bengkulu Selatan
MC.KOMINFO B/S. Mewakili Kabupaten Bengkulu Selatan Desa Ketaping Kecamatan Manna menghadapi penilaian Lomba Desa tingkat Provinsi Bengkulu dengan penuh optimis. Senin (2/7), Tim Penilai Lomba Desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, serta Dinas Satpol PP dan Damkar Provinsi Bengkulu ditambah TP PKK Provinsi Bengkulu, diketuai Kabid Bimas Pemerintahan Desa Dinas PMD Provinsi Bengkulu, Kaprizan, melihat langsung kondisi Desa Ketaping.

Penilaian Lomba Desa juga dihadiri Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, Kepala DPMD Bengkulu Selatan, Siswanto, S.Sos, MSi dan jajaran OPD lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Tentunya juga dihadiri Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Bengkulu Selatan, Kapolres Bengkulu Selatatan AKBP. Rudy Purnomo SIK, MH dan Kajari Bengkulu Selatan, Rohayati SH.

Ketua Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Bengkulu, Kaprizan, mengatakan lomba ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai perkembangan pembangunan desa. Makanya penilaian Lomba Desa juga diikuti Kades dan Perangkat serta BPD se Kecamatan Manna.

“Kami berharap Lomba Desa ini tidak sebatas formalitas saja. Tetapi sebagai bentuk monitoring terkait hasil pembangunan dan juga segala bentuk potensi yang ada di setiap desa,” ujar Kaprizan.
Adapun indikator penilaian meliputi pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban. Lalu partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan dan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga serta produk unggulan dan pendapatan penghasilan desa.

Dalam ekspose yang dilakukan Kades Ketaping, Saidi, dijelaskan Desa Ketaping memiliki penduduk yang cukup padat serta budaya beragam. Namun warga tetap kompak dan menjunjung kekeluargaan dalam pembangunan desa.

“Jumlah penduduk Desa Ketaping yang padat terdiri dari beberapa Dusun dan satu Perumnas. Dimana sebagian besar penduduk 60 persen bermata pencarian sebagai petani, nelayan, serta pengumpul batu pasir bibir pantai. Sedangkan 40 persen lagi bermata pencarian sebagai pedagang, PNS, wiraswasta dan buruh serabutan,” sebut Kades.

Plt Bupati Bengkulu Selatan berharap Desa Ketaping dapat menjadi pemenang tingkat Provinsi Bengkulu dan berhak mengikuti upacara HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara. “Namun yang lebih penting, penilaian Lomba Desa ini harus menjadikan desa benar-benar mampu melaksanakan pembangunan daerah dengan tetap menjaga tertib administrasi serta peran serta masyarakat,” demikian Plt Bupati. (ali.MC KOMINFO)

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *